Rabu, 12 Desember 2012


DUTA BAGI KRISTUS

LATAR BELAKANG

PETA PERJALANAN PAULUS



1. Seorang laki-laki sejati
Saulus nama asli Paulus dia bertubuh pendek, rambutnya mulai menipis, kakinya agak bengkok, perawakannya kekar, alisnya tebat hingga saling bertemu, hidungnya sedikit lengkung, dan tindak tanduknya anggun, kadang-kadang nampak sebagai manusia dan kadang-kadang mirip seorang malaikat. ia berhasil mengatasi setiap kekuarangan fisik dan penyakit yang sering dideritanya, sakit kepala, dan mata yang mengganggu pelayanannya. ia sering mengatakan "duri dalam daging" tetapi Paulus berjiwa besar " orang yang berjiwa besar tidak akan membiarkan dirinya dikalahkan oleh rintangan jasmaniah manapun " ia seorang yang tabah seorang pahlawan yang pemberani.
2. Seorang Ibrani tulen
Paulus pandai bergaul. Dia berkata, "bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka"(1 Kor 9 :22). keturunan Abraham (2 Kor 11 :22) disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, suku benyamin,, orang Ibrani Asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat Aku orang Farisi ( (Flp 3 :4,5) Aku adalah orang Yahudi dari Tarsus (Kis 21 : 39). Paulus tidak pernah melupakan bahwa Allah memberi kepada orang Yahudi suatu tugas yang sangat istimewa, yang harus mereka laksanakan di dunia ini, dan Paulus merasa bangga bahwa dia adalah anggota dari bangsa serta Ras Yahudi. Paulus sangat berpendidikan, pendidikan formal dan keluarga sangat penting, mereka mempunyai pepatah-pepatah tertentu yang menyatakan betapa pentingnya sekolah dan anak-anak sekolah itu. Ketika Paulus berumur dua belas atau tiga belas tahun, dia menjadi apa yang disebut "anak hukum Taurat". Dia di anggap bukan kanak-kanak melainkan sudah dewasa. Paulus menjadi Rabi ketika mencapai umur dua puluh atau dua puluh satu tahun syarat untuk menjadi rabi dan guru, seorang rabi dalam ketentuan Yahudi tidak diperkenankan mencari nafkah dari murid-muridnya, sebab itu Paulus menjadi tukang tenda. Ia juga merasa bangga dan tidak malu itu teladan yang sangat baik.
Paulus sebagai orang Farisi berarti "orang yang dipisahkan" dan mematuhi hukum Taurat, para ahli Taurat adalah ahli mengenai tuntutan-tuntutan hukum Taurat.
  1. Bagi bangsa Yunani
Paulus penduduk dan pribumi kota Tarsus di Propinsi Kilikia kawasan Romawi. Tarsus salah satu kota yang ramai di dunia, ayah Paulus telah mendapatkan hak kewarganegaraan, jadi Paulus dilahirkan sebagai warga negara Rum, dan dia tak permelupakan itu. Allah telah mengatur hidup Paulus sedemikian rupa sehingga di pantas ke luar ke ujung bumi dan sanggup berhadapan dengan siapa pun sebagai orang yang sederajat.
4. Dalam kegenapan waktu
Paulus dipersiapkan dengan cara yang sangat mengherankan tetapi Allah yang merancangkan segalanya bagi penyebaran Injil. Paulus menyampaikan Injil kepada orang Yahudi, pusat hidup keagamaan Yahudi ialah rumah ibadat, pada zaman itu juga digunakan sebagai universitas.
Dalam tangga sosial kekaisaran Romawi yang pertama tingkat orang kaya, yang kedua penduduk biasa dan yang ketiga budak. Budak sangat menyedihkan dimata hukum adalah benda, dia adalah alat yang hidup.
5. Manusia yang baru
Ketika Paulus pada akhirnya menyerah kepada Kristus, orang-orang Kristen berkata dengan penuh takjub "ini kan dia yang di Yerusalem sudah membunuh semua orang yang percaya kepada Yesus" (Kis 9 :21). Paulus benci kepada Yesus ada dua alasan Yaitu yang pertama Yesus menyatakan dirinya sebagai Mesias dari Allah. Mesias istilah bahasa Ibrani berarti "Dia yang di urapi"dan Kristus artinya begitu juga dalam bahasa Yunani. Orang yahudi termasuk Paulus beranggapan Raja Mesias itu harus merupakan penakluk yang perkasa. Itulah yang membuat Paulus benci kepada Yesus. Alasan kedua yang mendorong Paulus kalau orang mentaati hukum agama, dia menyenangkan hati Allah, yang membuat Paulus menjadi manusia baru yaitu yang pertama datang dari luar dirinya tingkah laku orang Kristen yang dianiaya, dimana-mana dilihatnya orang Kriten itu menghadapi segala kesulitan dan pencobaan itu dengan hati yang gembira. Ia mengatakan bahwa orang-orang kristen itu merebut kemenangan dengan kematian mereka. Kita harus selalu mengingat bahwa kita jarang berhasil mengajak orang untuk percaya kepada Kristus, kalau kita hanya memakai argumentasi kata-kata. Satu-satunya argumentasi yang tidak dapat dibantah untuk menunjukan iman Kristen ialah memperlihatkan kehidupan Kristen. Paulus mulai goyah dengan kematian Stefanus. Agustinus pernah berkata Paulus menjadi Kristen berkat doa Stefanus.
6. Penglihatan dari Surga
Ketika Paulus berangkat ke Damsyk ia adalah seorang rasul dari Sanhedrin dengan tugas untuk melenyapkan nama Yesus Kristus. Paulus adalah seorang Rabi dan seorang Farisi yang Fanatik. Ia murid dari Gamaliel seorang guru yang penuh toleransi dan keramahtamahan. Damsyk adalah kota yang paling tua di dunia. Di zaman Abraham pun, dua ribu sebelum Paulus lahir, kota itu sudah ada, dan sekarang, hampir dua ribu tahun setelah Paulus meninggal, kota itu masih besar dan ramai. Paulus mendapat penglihatan hanya datang kepada Paulus tidak kepada orang lain. Tuhan Yesus berkata “ Akulah Yesus, yang kau aniaya itu. Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.”
7. Seringkali dalam bahaya
Sebagai seorang buta tak berdaya, demikianlah Paulus memasuki kota Damsyk. Allah memberi pesan kepada Ananias untuk pergi ke rumah Yudas, supaya Paulus dapat melihat lagi. Setelah Paulus mendapat kesembuhan ia memberitakan Injil di Rumah Ibadat di Damsyk. Tetapi Paulus mendapat tantangan diangap sebagai penghianat. Sebab itu ia meninggalkan kota Damsyk pergi ke padang pasir di tanah Arab. Untuk menyendiri. Ia juga kembali ke damsik, ia menunjukan kehidupan orang Kristen. Orang-orang Yahudi tak bisa tahan lebih lama lagi. Mereka memutuskan untuk membunuh dia. Paulus tidak hanya mulai dengan pemberitaan Injilnya, tetapi ia mulai juga hidup penuh resiko bagi Kristus.
8. Mula-mula di Antiokia
Kota itu didirikan oleh salah seorang pengganti Aleksnder Agung, kurang lebih tiga ratus tahun sebelum Tuhan Yesus datang kedunia. Kota terbesar di dunia, hanya kota Roma dan Aleksandria yang lebih besar dari padanya. Ada empat bangsa utama, Siria, Yunani, Roma dan Yahudi. Antiokia yang menggambarkan kehidupan mewah, Pemujaan yang terkenal kepada Dafne. Mereka suka dengn percabulan, pertiwa yang terpenting terjadi ketika untuk pertama kalinya pengikut-pengikut Yesus disebut orang Kristen. Gereja pertama lahir dari Yudaisme. Paulus menadi rasul untuk orang-orang yang bukan Yahudi
9. Aku telah memanggil mereka untuk pekerjaan ini
Setahun lamanya Paulus bekerja di Antiokia dengan sukses. Kemudian, pada suatu hari, datanglah beberapa orang nabi dari Yerusalem ke Antiokia. Salah seorang diantara mereka bernama Agabus mengatakan akan ada kelaparan di wilayah Timur. Sumbangan kepada jemaat di Yerualem mempunyai arti penting pertama gereja meyadari bantuan yang diberikan harus praktis, tidak cukup melalui doa, dan belan kasihan tetapi harus merupakan tindakan, yang kedua adanya kesatuan antara Gereja agar saling menopang, dan Paulus diperintahkan melalui penglihatan untuk memberitakan injil kepada bangsa-bangsa lain, karena orang Yahudi telah menok Injil.
10. Diutus oleh Roh Kudus
Barnabas adalah seorang penduduk asli dari siprus, orang-orang Yunani selalu menggambarkan pulau siprus dengan kata sifat Makaria, yang berarti : dia yang berbahagia, atau dia yang diberkati. Pulau itu yang dituju Barnabas dan Paulus dan Yohanes Markus (ia kemenakan Barnabas) dia sebagai pembantu (Kis 13:5). Paulus berarti “ orang yang kecil” dan Paulus dengan rendah hati menganggap dirinya sebagai rasul yang paling tidak bebrarti, hanya seorang kecil yang berada di Gereja Kristen. Paulus dalam bahasa Yunani Saulos berarti orang yang berjalan tidak normal karena kakinya pincang, Paulus dan Barnabas ke Pamfilia dataran rendah berbentuk bulan sabit, disitu pertama kali paulus di hinggapi penyakit malaria, dan Yohanes Markus pergi meninggalkannya, Paulus pergi dengan Barnabas ke Antiokia di Pisida. Kota Yunani yang didirikan oleh pengganti Aleksander Agung.
11. Kata-kata penghiburan
Napoleon, pada suatu ketika mengatakan demikian “aku mengenal manusia, dan Yesus Kristus adalah lebih dari seorang manusia”. Dalam seluruh kitab perjanjian baru kita membaca bahwa penyaliban Yesus dinyatakan sebagai kejahatan yang paling besar dan paling menggemparkan dalam sejarah. Tuhan Yesus selalu ada bersama-sama dengan kita setiap hari. Pengampunan Allah melalui Yesus Kristus.
    1. Di usir dari Pantai-pantai mereka
Paulus dan Barnabas di usir dari Antiokia di pisidia, melaui hasutan yang dilakukan oleh orang Yahudi kepada para wanita-wanita istri dari pejabat-pejabat. Dan melanjutkan ke Ikonium sebuah kota yang indah dan kuno, yang konon lebih tua dari Damsyk. Selanjutnya menuju Listra sebuah kota yang terkenal karena merukapan akhir dari jalan Romawi. Tetapi mereka mengalami kesulitan, penduduk tidak mengerti bahasa Yunani. Paulus menyembuhkan seorang yang sakit timpang dan menyembuhkannya melalui kuasa Tuhan Yesus. Karena keberanian Paulus ia telah mengajak seorang pemuda menjadi percaya, pemuda itu bernama Timotius (Kis 16 :1), Paulus melanjutkan perjalanan menuju Derbe terletak paling ujung di propinsi Galatia. Jalan kembali, setelah waktunya habis di Derbe, Paulus mulai perjalanannya pulang, melalui ; Listra, Ikonium, dan Antioki menuju Perga ia memberikan dorongan penguatan, diangkatnya tua-tua bagi kelompok kecil. Ketika pekerjaan di Perga sudah selesai, Paulus dan Barnabas mencari sebuah kapal di pelabuhan Pamfilia di Atalia menuju ke Seleukia terus ke Antiokia Allah telah menyertai dengan demikian berakhir penginjilan pertama.
13. Datanglah dan tolonglah kami
Paulus dan Barnabas memberikan laporan dan Gereja menyetujui segala tindakannya, bahwa Injil untuk semua orang, tetapi keinginan mengembara ada dalam diri Paulus, Ia mengunjungi kembali Gereja-gereja yang sangat dikenalnya, ia ingin mencari kota-kota baru, Dia Aleksandria Troas dan pantai laut Aegea datanglah suatu penglihatan dan ia melihat seorang laki-laki dari Makedonia yang memohon kepadanya dengan sangat, demikian “Datanglah ke Makedonia, dan tolonglah Kami”. Paulus ke Eropa, Berlayar Ke Makedonia
Paulus berlabuh di Neapolis ke Kota Filipi kota kuno yang termasyur di sebut Krenide
sumber air” Agustus menjadikan sebuah pemukiman orang-orang Roma. Berbicara bahasa Latin. Cerita mengenai pekerjaan Paulus di Filipi (Kis 16:12-40). paulus dan Silas membawa tiga orang kepada Kristu ;wanita dari lidia,Gadis gila, kepala penjara dan anggota rumah tangganya di Filipi.

    1. Perpaduan antara timur dan barat
Aleksander adalah orang pertama dan orang terbesar diantara orang-orang yang menginginkan dunia ini menjadi satu.”mengawinkan dunia timur dan barat”, ia berangkat ke Tesalonika kota pada zaman kuno namanya adalah Termae “Sumber air panas” jalan Egnatia salah satu jalan Romawi yang terbesar jembatan antara timur Kontantinopel dan barat Roma, sebagian orang Yahudi percaya kepada Kristus dan banyak orang yang bukan Yahudi percaya kepada Kristus, terjadi kerusuhan yang dilakukan orang Yahudi yang tidak menyukai Paulus.
    1. Kemuliaan Yunani di zaman Lampau.
Paulus ke Berea, tetapi terancam oleh orang Yahudi, Ia pergi sendiri ke Atena dahulu mejadi kota terbesar di dunia, menjadi tempat termasyur universitas di dunia, orang Yunani senang mencari ilmu, kota penuh dengan dewa (Kis 17:16), paulus mengahdapi pengaruh para filsafat Stoa dan epikuros, Stoa percaya bahwa Allah adalah Roh yang ber api-api, mereka mengatakan Allah itu apatis “sikap tidak acuh” Allah tidak apat merasakan apa pun.
Golongan Epikuros berpendapat tujuan akhir dari hidup adalah kenikmatan, musuh terbesar dari kebahagiaan ialah rasa takut menghadapi maut.
16. Kota di pinggir dua lautan
Paulus datang ke Korintus “kota di pinggir dua lautan” merupakan pusat perdagangan yang membuat kota Korintus terkenal, pertandingan istimia, kota mesum Paulus bekerja sama dengan Akwila dan Priskila, dalam menbuat tenda sebab dia tidak mau menerima bantuan dari gereja atau siapapun juga, Paulus pergi ke kota Korintus adalah ibu kota provinsi Akhaia tempat kedudukan gubernur Romawi. Pada waktu itu seorang gubernur baru mulai bertugas namanya Gaalio. Dan ia terkenal kaerena sipatnya yang ramah dan adil.
Pasar kesia-siaan di Asia kecil
Paulus meninggalkan eropa dan kembali ke asia kecil ke kota Efesus, kota itu perna disebut kota yang peling cemerlang diantara segala kota cemerlang lainnya diasia kota itulah beberapa jalan terbesar didunia saling bertemu. Di kota Efesus terdapat pertandingan Pan-Ionia dan kuil diana, kuil diana sala satu ketujuh keajaiban dunia, ibadah kepada dewi Diana adalah upacara yang aneh, yang ditandai oleh ekstase yang meluap-luap.
17. Ibadah yang mengancam
Pertama, Paulus mengadakan pengumpulan sumbangan itu untuk menggaris bawahi kesatuan gereja. Kedua, Paulus ingin mengajarkan kepada gereja-gerejanya bahwa kemurahan hati orang Kristen harus ditunjukan pada perbuatan. Kunjungan Paulus ke Tirus disana mereka menasehatinya supaya jangan ke Yerusalem. Kunjungan Paulus ke Kaiasarea, kunjungan Paulus ke Yerusalem.
18. Dimuka penguasa-penguasa dan raja-raja
Prajurit yang hendak mencambuk segera melapor kepada Lisias komandannya dan dia sangat terkejut apa lagi dia diketahuinya bahwa Paulus bukan saja warga negara Rum, tetapi lahir sebagai orang merdeka, padahal Lisias sendiri harus membeli kewarganegaraannya. Sanhderin ialah pengadilan tertinggi bangsa Yahudi yang berhak mengadili seluruh orang yahudi diseluruh dunia. Sanhderin mempunyai tujuh puluh anggota yang terdiri dari para ahli taurat, Imam, rabi, kaum Farisi dan Saduki,sedangkan segala persidangan dipinpin oleh Imam besar, golongan terbesar adalah Farisi dan Saduki, golongan Farisi percaya bahwa ada kebangkitan orang mati, golonga Saduki tidak. Paulus ke Kaisarea di kota itulah markas Gubernur Romawi,
19. Aku naik banding kepada Kaisar
Paulus berbicara penuh dengan semangat, sehingga para pendengarnya menjadi terpukau Festus telah melihat sendiri bahwa sel Paulus dalam penjara penuh dengan buku-buku. Dan Agripa berkata “orang itu sebenarnya sudah dapat dibebaskan sekiranya tidak naik banding kepada Kaisar”
20. Dalam bahaya maut
Paulus ingin melihat Roma dan membawa injil kesana, Roma pernah di juluki “kota yang penuh dosa diatas tujuh bukit” Roma pusat kekaisaran Romawi dan pusat dunia. Paulus di temani Lukas dan Aristarkus. Waktu didalam penjara di Roma, Paulus menulis surat kepada teman-temannya di Filipi demikian “segala perkara dapat ku tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Flp 4 :13). Hal yang kedua ketika kapal kandas ia tidak pernah merasa takut.
21. Akhir perjalanan
Paulus terdampar di pulau Malta penduduknya ramah tamah, ia tinggal selama tiga bulan, Paulus bertemu orang Kristen di Putioli, kaisar Nero anak dari Agripina dan Kenus Dominus. Di Roma Paulus diperlakukan dengan baik. Ia di tahan selama dua tahun penuh
22. Yang mampu mengaruniakan dengan limpahnya
Didalam semua suratnya ia telah menyebut Allah Bapa , ia percaya Allah mempunya rencana dalam hidupnya. Paulus percaya karena ia mengalaminya sendiri, bahwa Allah tak memberi tugas kepada orang tanpa memberikan kekuatan dan pertolongan. Allah adalah hakim.
23. Aku, manusia celaka
Perasaan Paulus hukum itu bukanya suatu pertolongan, malahan suatu kutuk, Paulus menganggap dosa adalah sesuatu yang tidak mengenai sasaran. Kata Yunani untuk dosa adalah opheilema “hutang”
24. Yesus Kristus, Dia yang disalibkan
Yesus sendiri mengatakan “berbahagialah orang yang membawa damai, Yesus yang telah mendamaikan manusia dengan Allah.
25. Orang yang benar akan hidup oleh iman
Paulus mengatakan “aku tau kepada siapa aku percaya “ (2 Tim 1 :12), bagi Paulus iman juga berarti kesediaan untuk mengambil resiko agar tetap setia kepada Yesus. Paulus menyadari bahwa orang benar akan hidup oleh iman.
26. Untuk diingat
Lebih dari 1900 tahun setelah pekerjaan Paulus di dunia ini berakhir, Paulus masih mempunyai pengaruh aktif, seluruh umat manusia satu di dalam Kristus. Paulus bercita-cita bahwa suatu waktu nanti, setiap orang akan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan (Flp 2 : 11). Tuhan Yesus berkata “Ikutlah Aku”.

Rasul Paulus pelayan Tuhan yang sangat luar biasa, walaupun memiliki keterbatasan fisik, rasa sakit yang ada di tubuhnya tidak mematahkan semangat untuk melayani Tuhan Yesus, tantangan yang sering dihadapi ketika melayani tidak membuat ia meninggalkan Tuhan Yesus. Meskipun resiko nyawa yang harus dipertaruhkan demi pekabaran Injil Kristus, tantangan ketika melewati jalur laut dengan karam kapal, tetap mempercayakan semua kepada Tuhan Yesus. Dan keberanian menghadapi maut, sebagai pelayan Tuhan ia bahkan bekerja untuk pelayanan dan tidak merepotkan orang lain sebagai tukang tenda, teladan untuk para pelayan Tuhan sekarang ini, untuk selalu memiliki keterampilan dan tidak mengharapkan dari orang lain. Paulus juga memiliki sahabat-sahabat yang setia turus dalam pelayanan, lukas yang menemani meskipun di dalam penjara untuk memberikan kekuatan dan saling menguatkan, Paulus rela meninggalkan kedudukannya sebagai rabi ketika ia mempunya kuasa penuh untuk membunuh umat Tuhan, sebelum ia berjumpa dengan Tuhan Yesus waktu perjalanan ke Damsyk. Pentingnya meneladani kemampuan Paulus bergaul kepada semua suku bangsa, tanpa membedakan orang Yahudi atau pun bukan orang Yahudi, karena Injin Kristus untuk diberitakan kepada semua bangsa. Paulus memiliki semangat untuk membawa Injil hingga keseluruh Dunia, yang menjadi aman agung Tuhan Yesus, Ia telah mencapai pusat ibu kota dunia di Roma, menjadikan itu sebagai teladan untuk terus dilakukan hingga saat ini injil harus terus diberitakan, baik atau pun buruk keadaan percaya bahwa Tuhan Yesus selalu menyertai, Ia akan memberikan kekuatan untuk melakukannya walaupun banyak kendala, pentingnya merendahkan diri dan bertobat dengan sungguh-sungguh, selalu mempinta tuntunan Roh Kudus, memohon hikmat yang dari pada Tuhan, Paulus merendahkan diri menganggap hanya dia yang paling berdosa dengan masa lalu ketikan menganiaya umat yang percaya kepada Tuhan Yesus. Tetapi ia berjuang dengan lebih keras untuk mengabarkan Injil. Paulus mengajarkan untuk saling menopang antara satu dengan yang lain, ketika Jemaat di Yerusalem, mengalami kelaparan Jemaat di Antiokia di gerakannya sebagai motifator untuk mendukung dan saling menopang permasalahn yang dihadapi dengan mengumpulkan sumbangan yang akan diberikan kepada Jemaat di Yerusalem, pentingnya rasa saling mengasihi, bukan hanya dengan perkataan tetapi dengan tindakan yang nyata, menjadi teladan untuk zaman sekarang supaya antara gereja saling menopang walaupun dari dedominisasi yang berbeda, budaya, tidak ada perbedaan tetapi satu tubuh Kristus. Paulus mengaharapkan untuk adanya perubahan dalam diri umat Kristen untuk melakukan penginjilan kepada siapapu, termasuk sekarang ini pentingnya orang menginjili bukan hanya untuk Pribadi tetapi untuk Tuhan.            

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar