Senin, 10 Desember 2012


PENGENALAN PENTATEUKH



Pentingnya mempelajari kitab Pentateukh sebuah kata yang berasal dari kata Yunani “penta artinya lima”, “ teuchos artinya kitab” bagi orang Yahudi, kata “Taurat” menggambarkan kelima kitab ini dalam Alkitab yang telah di Ilhamkan secara langsung oleh Allah kepada Musa dari kitab Kejadian yang diawali Allah menciptakan langit dan bumi manusia pertama Adam dan Hawa, setelah adam dan hawa berdosa, Allah mengenakan kepada mereka pakaian dari kulit binatang yang telah disembelih sendiri, tetapi manusia jatuh kedalam dosa pembunahan yang terjadi di bumi ketika Kain membunuh Habel dosa yang terjadi di taman Eden ada darah yang harus dikorbankan , manusia banyak melakukan kejahatan di mata Tuhan nabi Nuh yang membuat bahtra Tuhan membuat air bah menutupi seluruh bumi hanya Nuh dan keluarga yang berjumlah delapan orang yang selamat dengan semua hewan-hewan, selanjutnya perjanjian Allah dengan Abraham, yang mempunyai dua orang anak yaitu Isak dan Ismael. Isak yang menjadi anak perjanjian bagi Abraham dan Allah, Isak akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa, melalui Yakub yang mendapatkan hak kesulungan atas Esau, Yakup yang memili anak Yusuf dan kesebelas saudaranya yang telah ditetapkan menjadi dua belas suku Israel, Yusuf yang menjadi berkat bagi bangsa Israel ditanah Mesir sebelum terjadi perbudakan untuk menjadi berkat bagi seluruh bangsa yang dilakukan Tuhan hingga kepada perjanjian Allah kepada bangsa Israel, perjanjian penebusan kepada manusia yang telah jatuh kedalam dosa, pentateukh ialah cerita tentang bagaimana Allah memulihkan umat manusia, dengan kasih dan kemurahan Dia menyelamatkan dari perbudakan dosa, dan menyelamatkan seluruh dunia.
Kitab Pentateukh menjelaskan akan datangnya Mesias melalui keturunan Abraham “olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat “(Kej 12 : 3), pada akhirnya, berkat itu datang dalamYesus Kristus, sehingga penjanjian telah digenapi bagi seluruh dunia. Yang telah digenapi pada Perjanjian Baru, yang sebelumnya telah dinubuatkan oleh para nabi, termasuk nabi Musa. Kitab Pentateukh menjalaskan tentang pelayanan Musa sebagai nabi utusan Allah untuk memimpin bangsa Israel dari perbudakan yang sudah empat ratus tahun mengalami perbudakan dengan kerja paksa. Allah mendengar keluh kesah bangsa Israel di tanah Mesir menuju tanah perjanjian di Kanaan perjalanan selama empat puluh Tahun di Padang Gurun, Tuhan Juga menetapkan sepuluh Hukum Allah untuk ditaati oleh bangsa Israel sebagai ketetapan Allah. Taurat Musa dimaksudkan sebagai suatu penuntun, baik bagi bangsa Israel maupun bagi individu-individu di dalam bangsa itu. Pentateukh juga mempengaruhi baik para sastrawan maupun para sejarawan.
Musa yang menjadi tokoh utama dan penulis kitab Pentateukh merupakan seorang nabi, iman dan hampir setara dengan raja dengan cara ia mengatur bangsa Isreal penuh hikmat dari Allah, walaupun Abraham bapa segala orang percaya, bapa pendiri Israel. Tetapi Musa yang tampak di Gunung kemuliaan bersama Elia, untuk bercakap-cakap dengan Tuhan Yesus (Mat 17 :3-8) Musa lahir sekitar tahun 1500 sm, pada dinasti ke-18 di Mesir menjadi anak Putri Firaun. Musa telah dipilih Tuhan untuk menubuatkan perjanjian, sebelum Tuhan Yesus lahir di dunia , Karena Yesus sendiri menyatakan “bahwa Musa menulis tentang diri-Nya, tetapi orang-orang Yahudi tidak percaya pada apa yang telah di tulis oleh Musa” (Yoh 5 : 46-47).
Keluarnya bangsa Israel dari Tanah Mesir juga mendapat tantangan karena banyaknya pertentangan dengan Firaun ditanah Mesir, Tuhan memberikan sepuluh tulah sebagai peringatan akan para allah-allah dari bangsa Mesir Allah akan menunjukan bahwa Allah yang berkuasa. Firaun dan Rakyatnya belajar melalui banyak kesukaran bahwa tidak ada yang seperti Allah Israel, yang maha tinggi di Surga dan di Bumi, orang Israel mengenal bahwa Yahweh yang sesungguhnya adalah Tuhan. dalam Tulah kesepuluh dijelaskan akan peyelamatan anak Sulung yaitu Yesus Kristus sebagai "anak domba paskah (1 Kor 5:7), tidak satupun tulang dari domba paskah itu boleh dipatahkan (Bil 9:12), membuktikan bahwa Musa menuliskan tentang Yesus Kristus yang akan digenapai dalam perjanjian baru.
Setelah bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan di Mesir, Tuhan menghendaki untuk umat Israel hidup dalam kekudusan dengan mempersembahkan berbagai korban yang berkenan dihadirat Tuhan, lewat perantara suku Lewi untuk mempersembahkan Korban pada setiap hari raya. Hari raya pendamaian menjadi salah satu tugas Harun bangsa Israel kepada Allah. Salah satu ciri yang unik dari hari raya pendamaian, dalam perjanjian baru di jelaskan kematian Yesus Kristus yang mendamaikan Allah dengan manusia yang telah berdosa, sebagai korban penghapusan dosa (Roma 8 :3).
Pentingnya menjaga hidup dalam kekudusan untuk mendapatkan berkat dengan melakukan perintah dan segala ketetapan Allah, ketika bangsa Israel menyembah dewa, tukang sihir Allah mendatangkan murka terhadap bansa Israel, tindakan yang dilakukan oleh laki-laki berzina kepada perenpuan-perembuan moab sehingga murka Allah menimpa ribuan orang Israel, Allah juga menghendaki untuk menjaga kekudusan sepenuhnya.
Dengan mempelajari kitab pentateukh. Allah telah memiliki rencana yang akan digenapi oleh Tuhan Yesus dalam perjanjian baru, Jauh sebelum Yesus datang kedunia menjadi manusia, nabi Musa telah menubuatkan, manusia diberikan anugrah yang telah didamaikan dengan Allah, melalui darah anak domba yaitu Yesus Kristus, setiap orang yang telah ditebus harus menjaga kekudusan dan menuruti kehendak Allah.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar